Fenomena Mengapa Anda Merasa Seperti Jatuh Ketika Tidur

Posted on

0

Baca2.info – “Fenomena seperti terjatuh saat tidur” Barang kali kalian pernah mengalaminya. Ketika kalian sudah berbaring dengan nyaman di kasur dengan berselimut hangat. Dimana kalian belum tidur tetapi juga tidak sedang sungguh-sungguh bangun. Hal tersebut terjadi tepat ketika gelombang otak melambat, kalian bermimpi sedang bersepeda dan tiba- tiba kalian tersentak oleh kontraksi yang mengejutkan yang sulit diterangkan, biasanya di kaki.

Pasti diantara kalian pernah mengalami hal yang serupa. Beberapa rekan saya pernah bercerita bahwa mimpi yang paling berkesan adalah mimpi jatuh dari sepeda bahkan ada juga yang bercerita mimpi jatuh dari ketinggian. Gimana dengan kalian? pernah juga kan? Ternyata ada beberapa alasan logis dari kejadian tersebut. Kadang sewaktu kita tidur, kita seperti tidak bisa bergerak atau jatuh tiba-tiba. Ternyata ada alasan yang masuk akal.

Tidur menjadi ritual paling penting dalam siklus kehidupan manusia sehari-hari. Tidur yang nyenyak dan berkualitas menjadi kebutuhan utama tubuh untuk kembali meregenerasi sel-sel tubuh yang rusak dan mengembalikan energi.

Gerakan menyentak yang kita alami ketika sedang tidur dikenal sebagai hypnic jerk, dan dapat dihubungkan dengan perasaan hendak jatuh. Fenomena hypnic jerk ini terjadi karena tubuh terlalu lelah sehingga tidak melalui tahap tidur yang sewajarnya dan pernah di jelaskan oleh David Bodanis dalam bukunya yang terkenal The Body Book.

Ada sejumlah teori mengenai mengapa itu bisa terjadi, Salah satu teori menyatakan bahwa gerakan ini merupakan refleks yang bersifat melindungi, Saat kita tidur, otot-otot mengendur dan akhirnya menjadi lemas. Otot yang lemas ini mungkin diartikan oleh otak sebagai tanda bahwa kita hendak terjatuh (meski kita sedang berbaring di tempat tidur), jadi otak mengirimkan pesan kepada otot supaya mengencang sehingga kita tetap tegak. Dalam keadaan normal, satu siklus tidur dibagi dua.

  • Pertama, Tahap non-REM (Rapid Eye Movement), terjadi saat kita ingin tidur, otak menjadi antara sadar dan tidak. 
  • Kedua, Tahap REM, terjadi saat kita bermimpi. Gelombang otak sama seperti saat sadar sehingga sinyal yang dikirimkan sama.

(Sebaiknya jauhkan HP, Radio, dan gadget2 electronic yang mengeluarkan sinyal agar tidur kita berkualitas). Tapi, saat bermimpi sebagian fungsi otak kita melumpuhkan diri biar tidur kita ga keganggu. Kalo kita terlalu lelah, saat tidur otak kita langsung memasuki tahap REM tanpa melewati tahap non-REM.