China Mengibarkan Benderanya di Pulau Obi Halmahera Selatan, TNI Langsung Bergerak Cepat

Posted on

Baca2.info – Bendera negara China berkibar di pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada Jumat, 25 November 2016 lalu.

Pengibaran bendera ini dilakukan pada saat bersamaan dengan peresmian smelter PT Wanatiara Persada. Parahnya lagi, bendera asing ini dikibarkan sejajar dengan bendera Indonesia, bahkan ukurannya melebihi bendera Merah Putih.

 Namun, anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) tak tinggal diam. Mereka bergegas menuju ke lokasi untuk menurunkan bendera tersebut.Dihimpun dari Siaran Berita TVRI dan tribunews, Senin (28/11/2016), kabar pengibaran bendera asing ini diketahui saat anggota TNI beserta rombongan gubernur dan perwakilan Forkopimda Maluku Utara tiba di pulau Obi dengan menggunakan Kapal Motor Sumber Raya 04 pada hari itu pukul 08.30 WIT.

Begitu kapal merapat, muncul informasi tentang pengibaran bendera RRC di sebelah bendera Indonesia.

Mengetahui itu, anggota TNI lantas mendatangi perusahaan PT Wanatiara Persada untuk memaksa menurunkan bendera asing.

Tapi ternyata, sebelum itu, sekelompok wartawan sudah lebih dahulu mengetahui dan memutuskan untuk menurunkan bendera asing itu. Namun ditahan oleh karyawan lapangan perusahaan tersebut dan Kapolres Halmahera Selatan.

Itu dikarenakan tidak ingin menimbulkan permasalahan yang lebih besar. Jadi diharapkan agar orang China sendiri yang menurunkannya.

Berikutnya, sekitar pukul 09.00 WIT, ketika Pasintel Lanal Ternate melakukan investigasi dengan menemui kepala sekuriti PT Wanatiara Persada, muncul kembali laporan yang menyebut bahwa bendera asing itu juga dikibarkan di dermaga.

Berdasarkan laporan itu, Pasintel Lanal Ternate memerintahkan Sersan Satu (Sertu) Marinir Agung Priyantoro untuk berangkat ke dermaga dan menurunkan bendera asing tersebut.

Proses penurunan bendera asing ini juga disertai Kasi Intel Korem 152 Babullah.

Bagaimana tanggapanmu?